THEPLUTODIAMOND IS BACK

"Kok, blog aku tiba-tiba nggak bisa dibuka?"


Satu tahun lalu, aku panik ketika aku nggak bisa sign in ke blog ini. Email yang aku bikin untuk bikin blog ini aku hubungkan ke Google+ , jadi setiap posting sesuatu, aku menggunakan akun Google+ bukan akun Gmail.

Saat itu, ada berita bahwa Google menonaktifkan layanan Google+ karena disinyalir sempat membocorkan data pengguna. Aku bahkan menulis artikel tersebut di Medium. Baca: Sebelum Path, Tiga Media Sosial Ini Lebih Dulu Ucapkan 'The Last Goodbye' Aku yang saat itu sedang sibuk dengan tugas-tugas perkuliahan, nggak sempat memeriksa akun blog ini lagi.

Bulan April, 2019. Aku ingin aktif menulis untuk meredakan stress. Tapi, aku gagal melakukan sign in ke blog ini. Ketika akan sign in, Blogspot selalu mengalihkan ke halaman awal sign in. Aku panik. Aku coba mengirim email ke help center Blogspot dan aku masih belum bisa memperbaiki blog karena akun terhubung dengan Google+.

Aku pun memutuskan untuk membuat blog baru bernama sugarush. Saat itu, nggak bisa dipungkiri, kehilangan blog ternyata bisa bikin aku sedih. Apalagi blog ini sudah aku gunakan selama sepuluh tahun. Aku masih merasa asing untuk menulis di blog baru. Ide-ide tulisan yang ingin kutulis di blog ini seperti belum tepat untuk kutulis di blog baru.

Sumber: Wattpad
Lama-kelamaan, aku mulai mencoba membiasakan diri menulis di blog sugarush. Menulis apapun. Karena postingan pertama kubikin ketika aku duduk di Semester 6, tata penulisannya kurasa lebih dewasa dibanding tulisan-tulisanku di blog ini yang masih menggunakan emotikon. Lucu sih ketika aku membuka blog ini hanya untuk melihat postingan-postingan lama karena bahasanya masih bahasa remaja labil, hehehe.

Ketika aku mulai bisa menuangkan ide-ideku di blog sugarush, aku mulai mendesain blog-nya agar lebih menarik dan nyaman dibaca. Sedikit mulai sedikit aku belajar menggunakan template dan layout. Aku juga mulai hosting blog ke Awam Teknologi untuk memisahkan antara artikel bebas dan ilmu teknologi.

Tadi malam, ketika aku selesai merapikan desain di kedua blog tersebut, aku membuka lagi alamat theplutodiamond. Aku baca-baca lagi postingan masa-masa sekolah. Untunglah dulu aku pernah mengabadikan pengalaman masa sekolah dalam bentuk tulisan di blog. Jadi, bisa kubaca-baca lagi untuk bernostalgia.

Aku pun mulai mencoba untuk sign in lagi ke blog ini. Aku mencari-cari di Goolge cara untuk recovery akun Blogspot yang terhubung dengan akun Google+. Aku ikuti langkah-langkah yanag tersedia. Sebenanrya, ada satu langkah yang dulu membuatku putus ada dan memutuskan untuk membuat blog baru.

Sumber: Tenor
Langkah recovery ini adalah memasukkan nama pengguna blog untuk didaftarkan. Aku berfikir, 'Yasudah coba-coba aku isi saja, deh. Toh blog-nya udah nggak bisa dibuka lagi.' Bam! Beberapa menit kemudian, blog ini bisa diakses lagi! Iya, hanya dengan sign in dan mengisi Nama Pengguna Blog yang dulu selalu langsung aku close karena kufikir langkah tersebut sama saja dengan membuat blog baru dan mengulang semuanya dari awal. Ternyata tidak.

Ingin rasanya aku mengutuk dan menertawakan diri sendiri yang satu tahun lalu begitu gampang desperate sebelum sampai di langkah akhir. Tapi, perasaan itu tertutupi dengan perasaan senang dan gembira yang meletup-letup. Kembalinya blog-ku serasa kembalinya seorang teman curhat yang sudah satu tahun lamanya menghilang.

Welcome back
, my old mate! There was trouble which was just a minor that I couldn't handle. Welcome back, theplutodiamond!


https://data.whicdn.com/images/48915686/original.gif

Comments

back to top