Filosofi Sepatu Putih



Dulu orang tua saya sangat nggak menyarankan anak-anaknya untuk beli sepatu putih. "Kalau putih cepat kotor," gitu katanya. Yaudahlah, pas kecil bertahan dengan sepatu hitam. Itu untuk sepatu sekolah, full hitam. Sepatu jalan dibelikannya yang flatshoes kalau enggak ya sandal gunung yang juga berwarna hitam.

Beranjak remaja, saya lihat sepatu putih itu keren banget. Season fashion berubah dan outfit juga mulai bermacam-macam. Kalau outfit dipadukan dengan sepatu putih, saya lihatnya tuh selalu cocok. Sampai akhirnya, kelas tiga SMA, saya coba-coba beli sepatu putih via online shop.

Pas sepatu udah datang, saya coba kan tuh di depan kaca. Abis itu saya masukin ke dusnya lagi, ditaruh di bawah kolong tempat tidur. Mikir kapan mau pakai itu sepatu, takut kotor kalau dipake. Tapi, karena udah belu masaa nggak dipake, yaudahlah saya pake aja. Sampe setengah tahun, ngga pernah dicuci itu sepatu. Yes, benda itu jadi buluk, kotor. 

Saya pun cari-cari di Google gimana cara bersihinnya karena kalau ke tempat cuci sepatu ngeluarin duit lagi. Thanks to Google also Instagram showing me what shoe cleaner was. About Jason Mark, and some other brands which close enough to you, such Sins Cleaners and Berzi. Thanks helping me cleaning those white shoes (and the not-white-shoes).

Kalau banyak orang bilang sepatu putih cepat kotor, maka kita sebagai pemiliknya yang harus tau cara menjaganya, cara merawatnya. 

"Aduh, hujan begini kok kamu pakai sepatu putih? Nanti kotor." Dude, terserah orangnya. Kalau teman saya ngomong kaya gitu ke saya, saya mesti bilang, "Kan nanti bisa dicuci." (no baper). Urusan mencuci sepatu putih yang kotor ya itu udah usaha si empunya.

Sepatu putih kotor, cepat cuci. Karena kalau kotor enggak cepat dicuci nanti takutnya menguning (yellowing). Kalau udah yellowing, bisa di-unyellowing. Kalau engga bisa unyellowing sendiri, bisa ke laundry khusus sepatu dan biasanya biayanya agak lebih, sekitar 50rb - 80rb, dan bisa lebih lagi tergantung keparahan yellowing.

Itu sebagian kenapa orang-orang avoid sepatu putih. Dibalik keribetan dalam merawatnya, sepatu putih teach me how consistent I am taking care of them.

Comments

back to top